Tim admin kita siap membantu menjawab pertanyaan anda. Silahkan tanyakan apa saja!

Fihr, Kakek Nabi Muhammad Saw yang Kaya Raya dan Melegenda

Luwungragi, assalafiyahbrebes.com

Beliau adalah junjungan kita, Nabi Muhammad SAW bin Abdullah bin Abdil Muththalib. Yang nama aslinya adalah Syaibatul Hamdi, dan perilaku-perilakunya yang luhur itu terpuji. Ia putra Hasyim, yang nama sebenarnya ‘Amr, putra Abdi Manaf, yang nama sebenar-nya Mughirah, yang keluhuran itu dicitrakan kepadanya karena kemuliaan nasabnya. Ia putra Qushay, yang nama sebenarnya adalah Mujammi’.

Disebut Qushaiy karena jauhnya (ia pergi) ke negeri Qudha‘ah yang jauh. Sampai Allah Ta‘ala mengembalikannya ke tanah haram (suci) dan terhormat, lalu Dia memeliharanya dengan suatu pemeliharaan yang sesungguhnya. Ia putra Kilab, nama sebenarnya Hakim, putra Murrah, putra Ka‘ab, putra Luayy, putra Fihr, yang nama sebenarnya Quraisy. Dan kepadanya dinasab kan semua suku Quraisy.

Begitulah sepenggal terjemah salah satu kitab yang berisikan biografi Nabi Muhammad SAW yaitu maulid al barzanji. Kitab yang digubah oleh penyair ternama yaitu Syekh Ja’far al-Barzanji bin Hasan bin Abdul Karim, di dalamnya juga mengisahkan profil singkat leluhur yang mulia Nabi Muhammad SAW.

Maka dalam kesempatan kali ini, penulis akan menjelaskan seorang kakek Nabi yang namanya melegenda yaitu Fihr. Beliau adalah kakek Nabi Muhammad SAW yang mana menempati posisi nomor ke-10. Sejarah mengatakan bahwa nama laqab beliau, (Quraisy) masih tetap menggema dan berwibawa di jazirah Arab sekalipun sudah melewati beberapa generasi.

Pada masa hidupnya, Fihr adalah orang yang kaya raya dan berwibawa. Hampir semua sektor ekonomi beliau kuasai, mungkin kalau boleh kita analogikan dengan jaman sekarang,beliau mempunyai aset yang luar biasa, seperti rumah sakit, money changer, pombensin dan beberapa badan keuangan yang bersifat strategis.

Dalam kitab Maulid Barzanji, kakek Nabi SAW yang berwibawa ini disebutkan dalam penggalan teks berikut :

اِبْنِ كِلَابٍ وَاسْمُهُ حَكِيْمُ بْنُ مُرَّةَ بْنِ كَعْبِ بْنِ لُؤَيِّ بْنِ غَالِبٍ بْنِ فِهْرٍ وَاسْمُهُ قُرَيْشٌ وَ إِلَيْهِ تُنْسِبُ الْبُطُوْنِ الْقُرَشِيَّةُ

Artinya: Bin Kilāb dan juga dipanggil Ḥakīm bin Murrah, bin Ka‘ab, bin Lu’ayyi, bin Ghālib, bin Fihr dan disebut orang dengan nama Quraisy. Dan dengan nama Quraisy itulah, kemudian keturunan Fihr dinamakan suku Quraisy.

Yah, dari sinilah kita mengenal adanya kabilah atau suku Quraisy yang namanya begitu masyhur dan menggema di seluruh jazirah Arab.

Quraisy itu sendiri berasal dari istilah arab Qursyun (قُرْشٌ), yang berarti duit receh,yang mana bentuk plural (jamak taksirnya) adalah Qurusyun (قُرُوْشٌ) mengikuti wazan fu’ulun (فُعُوْلٌ ) kemudian dijadikan shighot tasghir menjadi Quraisyun (قُرَيْشٌ ) yang mana mempunyai faidah makna lit taksir, karena saking banyaknya aset yang beliau punya dan kuasai.

Tentu selain sebagai orang yang kaya raya, beliau Fihr adalah publik figur pada zamanya sehingga namanya masih tetap harum sekalipun sudah lintas generasi.

Wallahu ‘alam bishowwab.

Oleh : Ulil Absor

Referensi :

  1. Ceramah Prof.Dr.KH.Said Aqil Siradj
  2. Madarijus Suud (Syarah Barzanji)

Bagikan ke:

Share on facebook
Facebook
Share on email
Email
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Tinggalkan Komentar

Kamut Ulama Salaf

Wali Santri Ponpes 1

Untuk menjalin berkomunikasi antara pengurus, dengan wali  santri, silahkan klik tombol dibawah ini.

Wali Santri Ponpes 2

Untuk menjalin berkomunikasi antara pengurus, dengan wali  santri, silahkan klik tombol dibawah ini.

Alumni Ponpes 1

Wadah menjalin berkomunikasi antara Alumni Ponpes 1 silahkan klik tombol dibawah ini.

Alumni Ponpes 2

Wadah menjalin berkomunikasi antara Alumni Ponpes 2 silahkan klik tombol dibawah ini.

Konsultasi

Pondok I

Klik disini untuk chat dengan mengirim Pesan Whatshapp ke Pengurus Pondok Pesantren Assalafiyah I Brebes

Pondok II

Klik disini untuk chat dengan mengirim Pesan Whatshapp ke Pengurus Pondok Pesantren Assalafiyah II Brebes

Email

Klik disini untuk mengirim email kepada admin tentang pertanyaan dan saran untuk Ponpes Assalafiyah Brebes